Sabtu, 17 September 2011


Libya tetap harus jadi Libya, apalagi diwarnai Eropa yang nota bene adalah sangat bertolak belakang dengan akidahnya. Rakyat Libya mendengarkan pidato perdana menteri Turki Jumat kemarin (16/9) dengan penuh antusias di Tripoli.
PM Turki Recep Tayyip Erdogan tiba di Lapangan Syuhada ibukota Libya setelah menjalani shalat Jumat di sebuah masjid di kota itu. Erdogan menerima sambutan antusias dari rakyat Libya dan warga Turki yang tinggal di Libya, yang sengaja datang ke alun-alun untuk mendengarkan pidatonya.
Lapangan syuhada dihiasi dengan bendera Turki dan Libya, dan spanduk dalam tulisan Arab "Erdogan di samping kami, Saling Bergandengan tangan", dan "Terima kasih Turki, terima kasih Erdogan" yang digantung di gedung-gedung di sekitar lapangan.
Semua jalan ditutup untuk arus lalu lintas, sementara pasukan keamanan Turki dan kekuatan oposisi bersenjata Libya mengambil langkah pengamanan ketat di sekitar alun-alun. Hal ini sangat penting dalam mengambil warna politik di Libya yang sedang mengalami revolusi rakyat Libya. Jangan sampai Libya di-Irak-kan oleh pihak Barat.
Selama pidato Erdogan, warga Libya meneriakkan slogan-slogan yang mendukung pemberontakan di Suriah. Salah satu jalan menuju persatuan Arab dan kekuatan kebangkitan Islam yang dimulai dari negeri Muslim di Timur Tengah. Kebangkitan dan kekuatan Politik berlandaskan syariah harus tegak di wilayah ini dan seluruh dunia.

Sabtu, 02 Juli 2011

Kemerdekaan amat mahal harganya


Dimanapun tak terkecuali, yang terjadi bila saat-saat kemerdekaan hendak diproklamirkan, sejarah membuktikan. Bahwa nilai sebuah kemerdekaan itu sangatlah mahal harganya. Bahkan apa yang telah terjadi di permukaan bumi manapun tidak ada perbedaan, apalagi kalau memang kemerdekaan itu dengan jalan direbut. Perjuangan yang penuh dengan pengorbanan pasti akan terjadi.
Contohnya Para pejabat di Sudan Selatan mengatakan telah dilakukan blokade bahan bakar oleh pemerintah utara sehingga meroketnya harga bahan bakar dan terjadinya perselisihan di SPBU.
Walikota Juba menuduh pemerintah Khartoum yang berbasis di utara mencoba untuk mencekik perekonomian selatan menjelang deklarasi kemerdekaan negara mereka. Meskipun selatan kaya akan minyak, semua pipa minyak dijalankan melalui utara dan selatan tidak memiliki kilang mereka sendiri.
"Hal ini memburuk situasi sangat cepat dan itulah yang diinginkan pemerintah Khartoum - mereka mendukung adanya ketidakstabilan," kata Walikota Juba Mohamed el Haj Baballa kepada Associated Press.
Apalagi di Palestina, perjuangan tak pernah henti. Walau blokade wilayah Gaza yang belum berhasil, dengan upaya dari berbagai penjuru dunia mencoba menembus blokade itu. Lantas kekuatan yang mana yang bisa merubah situasi itu menjadi cair? Hanya kekuatan Allah yang bisa menghancurkan kecongkakan Zionis-Yahudi.
Kemerdekaan memang mahal harganya. Mari mengisi kemerdekaan ini dengan hal yang membangun. Jangan sebaliknya malah menghancurkan dengan melakukan tindakan yang kontra positif, seperti korupsi, yang akhir-akhir ini malah semakin merebak disegala lini di negri kita tercinta. 

Senin, 27 Juni 2011

Titah Fir'aun terulang dan ditiru Rabbi Yahudi

Lior, yang juga mengepalai Dewan Rabbi Yudea dan Samaria, istilah Israel untuk Tepi Barat, adalah salah satu ideolog spiritual utama gerakan pemukiman Yahudi. Kebetulan Penguasa saat ini mendukung kebijakan yang timpang terhadap warga Non Yahudi, terutama Arab yang berada di kawasan Palestina. 


"Rabi Lior ditahan dan diinterogasi selama satu jam sebelum dibebaskan," kata juru bicara polisi Micky Rosenfeld kepada AFP, mengatakan ia telah diinterogasi atas dukungannya terhadap buku berjudul "Taurat Raja" yang mengatakan bahwa Yahudi diijinkan untuk membunuh non-Yahudi khususnya warga Arab. Hal ini membuktikan bahwa dukungan itu merupakan sebuah kebijakan yang dibuat oleh Ramses Raja Fir'aun saat zaman Musa Alaihissalam (AS) lahir di Mesir, yang mana posisi Bani Israil di bawah Penguasa Fir'aun tersebut termaktub dalam Al Quran 2:49
وَإِذْ نَجَّيْنَاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْ 
وَفِي ذَلِكُمْ بَلَاءٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَظِيمٌ  
Dan ketika Kami (Allah) menyelamatkan kalian (wahai Bani Israil) dari wadyabala Firaun yang menimpakan kalian Adzab yang buruk (yaitu) membunuh anak laki-laki (yang baru lahir) dari kalian dan membiarkan hidup bayi perempuan dari kalian. Dan pada (peristiwa) itu merupakan Bahaya yang besar dari Tuhan kalian. (QS Albaqarah ayat 49).
Polisi Israel menahan sebentar seorang rabbi pemukim terkemuka pada Senin kemarin (27/6) sehubungan dengan investigasi sebuah buku yang membenarkan pembunuhan non-Yahudi warga Arab dalam beberapa kasus, kata polisi Israel. Penguasa di wilayah itu saat ini memang bisa digambarkan sebagai Fir'aun pada Zaman Nabi Musa AS Lahir, sedangkan Warga Palestina apalagi yang muslim bisa digambarkan sebagai Pengikut Musa AS saat itu. Kemudian dengan kesabaran yang cukup dalam waktu yang cukup sepanjang sejarahnya akhirnya Allah menyelamatkan orang orang yang taat kepada Allah, yaitu pengikut Nabinya. Allah menyelamatkan Musa AS dan pengikutnya dari kejaran dan ancaman Fir'aun yang Dholim itu.
Dan yang lurus keyakinannya adalah yang mengikuti Kitab Allah Al Quran sebagai wahyu pamungkas dari Allah yang dijamin kebenarannya dan orisinalitasnya oleh Allah. Itulah Muslimien yang terus ditindas di Palestina. Boleh dipastikan kemenangan pemeluk Agama Allah akan segera diraih oleh para penegak Agama Allah. 
Wallahu A'lam bis shawab....

Minggu, 19 Juni 2011

Perjuangan Tak pernah Surut

Diakui oleh Pewaris Kaisar Romawi, Flavius Heraclius Augustus alias Hiroqla bahwa ini adalah ajaran yang benar, ketika (saat itu Abu Sufyan dipertemukan dalam majlisnya Pejabat Rumawi di Syam) dan ditanyakan apa yang dibawakan seorang yang mengaku Nabi itu? dikumandangkan bahwa Warisan Para Nabi adalah ajaran Tauheed, yang terdiri dari:
اعْبُدُوا اللَّهَ وَحْدَهُ ، وَلاَ تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَاتْرُكُوا مَا يَقُولُ آبَاؤُكُمْ وَيَأْمُرُنَا بِالصَّلاَةِ وَالصِّدْقِ 
    ( potongan Hadits No. 7 Shohih Bukhori)وَالْعَفَافِ وَالصِّلَةِ
maka bisa diambil kesimpulan bahwa yang Pertama: "Menyembah/beribadah hanya kepada Allah yang Maha Esa" dan "tidak Menyekutukan Allah dengan sesuatupun", kedua: "Meninggalkan ucapan nenek moyang/leluhur yang Musyrik dan Penyembah berhala/sesuatu yang menjadi ajaran leluhur yang menyimpang dari ajaran Tauheed".
Ketiga adalah diperintah untuk "Sholat" ini adalah realisasi secara ritual harus dilakukan oleh para pengikut dan pewaris ajaran para Nabi dari zaman terdahulu. Kemudian yang keempat adalah "bersedekah", nah ini yang banyak orang enggan atau biasa disebut dengan bakhil. Mengeluarkan harta untuk bersedekah ini banyak orang keberatan. Apalagi kalau jumlahnya tampak besar, wow amat sayang....!
Pengendalian diri dari segala hawa nafsu, memaafkan orang lain inilah ajaran berikutnya dari para utusan Allah yang mulia. Kemudian yang terakhir adalah menyambung hubungan "silaturrahim" yang sangat fenomenal. Ternyata yang terakhir ini amat dahsyat terhadap kehidupan manusia.  
Lantas apakah ini juga yang menjadikan orang Nashoro itu  tak yakin terhadap Islam? Malah kebanyakan memusuhi Islam?

Kamis, 09 Juni 2011

Hamas dan Fatah Bersatu menuju Kedaulatan Palestina

Inilah yang ditunggu-tunggu sejak Pemilihan Parlemen di Palestina lima tahun silam. Yang dinamakan Persatuan memang penuh dengan perjuangan dan pengorbanan. Apalagi yang terjadi langsung di wilayah yang penuh dengan konflik seperti di Palestina ini.
Indonesia dan Iran berencana untuk menyelenggarakan misi multi-nasional parlementer dalam upaya untuk mematahkan blokade rezim Zionis Israel atas Jalur Gaza sejak 2007.
Ketua parlemen Iran Ali Larijani pada hari Kamis (9/6) menyeru penjadwalan pengiriman bantuan untuk Gaza, yang dipimpin oleh anggota parlemen dari Iran dan Indonesia, IRNA melaporkan.


.

Pada Juni 2007, Israel memperketat blokade Gaza setelah pemerintah yang terpilih secara demokratis, Hamas memimpin wilayah itu. Blokade Israel berdampak buruk pada situasi kemanusiaan dan ekonomi di Jalur Gaza, di mana hampir 1,5 juta orang ditolak hak-hak dasar mereka untuk kondisi kehidupan yang layak, pekerjaan, kesehatan dan pendidikan.
Meskipun adanya seruan internasional berulang, Israel tetap menolak untuk mengangkat blokade bahkan melancarkan serangan mematikan atas wilayah itu, yang menggugurkan lebih dari 1.400 warga Palestina.
Larijani, yang tiba di Jakarta Rabu malam, menekankan bahwa negara-negara lain bisa ambil bagian dalam konvoi kemanusiaan ini.
Di pihak lain, Ketua DPR RI Marzuki Alie juga menyampaikan harapan bahwa misi itu dapat berlayar ke Gaza sebelum bulan Ramadhan sebagai hadiah kepada warga Gaza.
Larijani dan Marzuki Alie juga menyatakan dukungan mereka atas perjanjian antara faksi-faksi Palestina untuk membentuk pemerintah persatuan dan upaya bangsa Palestina harus diakui sebagai sebuah negara merdeka.
Dalam sebuah pernyataan bersama, kedua pihak mengatakan, Indonesia dan Iran telah mengambil langkah-langkah global mengenai isu Palestina. "Sekarang kita menyaksikan bahwa sebagai hasil dari langkah-langkah itu, berbagai faksi Palestina, termasuk Hamas dan Fatah, telah bergabung di meja perundingan dan kami berharap hal ini akan sukses," tambahnya.
Hamas dan Fatah berseteru sejak Hamas memenangkan pemilihan parlemen Palestina pada Januari 2006. Kedua faksi akhirnya menandatangani perjanjian rekonsiliasi di Mesir bulan lalu untuk membuka jalan bagi pembentukan pemerintah persatuan interim. (IRIB/RM)

Hal ini yang sangat merisaukan Israel sebagai sebuah Penguasa pendudukan wilayah Palestina yang selalu didukung oleh Anerika dan sekutunya.

Selasa, 24 Mei 2011

Perpecahan akan melemahkan muslimien melawan musuh

Misalnya saja antar sesama muslim saling bertentangan tentang masalah furu' dan mengakibatkan perpecahan dalam membentuk sebuah kesatuan dalam bernegara, maka akan dengan mudah musuh-musuh Islam akan menyerang. Bahkan tanpa diserang pun musuh dengan leluasa akan memasukkan agenda politiknya sehingga Negeri tersebut akan mengalami kerugian besar. Terutama dalam hal tujuan utama ummat Islam yaitu membebaskan Palestina dari Penjajahan Zionis Yahudi. Sebagai Negara besar yang bertetangga dengan Palestina mestinya Mesir, Yordania, Suriah, Lebanon bahkan Saudi Arabia memiliki kemampuan untuk kemerdekaan bangsa Palestina. Apalagi Negeri Piramid Mesir, disampimg negara terbesar yang berbatasan langsung dengan Palestina, sangat mampu untuk bisa memberi pengaruh terhadap kemerdekaan Palestina.

  1. Jangan malah menjadi negara yang sesama muslim pun saling sikut-sikutan seperti yang dilansir: Salah satu pemimpin Salafi, Jamal al-Marakby menegur anggota komunitas Syi'ah di Mesir yang ingin membentuk partai politik, sembari menyatakan bahwa aktivis Salafi akan menentang langkah komunitas Syi'ah tersebut.
  2. "Kami akan melawan mereka," katanya menegaskan. "Mereka seharusnya tidak diperbolehkan melakukan hal seperti itu." 



Siapakah yang bisa menghindar? Memang tidak seperti kiamat, selama masih disebut Asma Allah disana. Setidaknya mata dunia telah melihat hingga kini apa yang terjadi di Palestina, bahkan blokade terhadap Gaza oleh penguasa Zionis Yahudi. Siapakah yang tergerak hatinya untuk bisa membebaskan blokade tersebut bila tetangga terdekat dan terbesarpun saling sikut-sikutan. Disini tidak sedang memperdebatkan masalah yang furu' melainkan hindarkanlah  perbedaan kecil yang akan memperlemah kekuatan hingga musuh malah tepuk tangan.
Sesama muslim hendaknya menyadari akan hal itu. Sesama penduduk Mesir mestinya bersatu untuk melawan kekejaman Zionis Yahudi yang sedang menganiaya saudara-saudara di Gaza, dan Palestina pada umumnya.
Akan tetapi bila saudara-saudara terdekat dan terbesar ini pun tak menyadari akan hal itu, bisa jadi penduduk Palestina mengalami kiamat yang bertubi-tubi secara periodik sebagaimana yang telah dialami seperti yang sudah berlalu dan akan terulang lagi.

Rabu, 11 Mei 2011

Allah sangat mudah buat kelu lidah penjahat

Maha suci Allah Pemelihara sekalian alam semesta ini. Maha berkuasa atas segala sesuatu, apalagi tatkala musuh-musuh agama-Nya berbuat makar dan sedang melakuukan rekayasa untuk memburukkan agama-Nya di hadapan publik. Tak seorang pun yang bisa menolongnya. Tak seorangpun yang membantunya untuk mengungkapkan isi hati sesungguhnya.
Bukan hal yang mustahil, penjahat perang akan menerima siksaan dan balasan yang sangat hina di dunia apalagi di akhirat bila ternyata dia belum bertaubat menjelang kematiannya. Contoh nyata yang membuat sesuatu itu menjadi sebuah tontonan yang aneh. Kenapa ia berbuat seperti itu? Allah Sang Pencipta manusia, sangat memiliki hak untuk berkehendak. Apalagi manusia yang lemah itu ternyata berniat jahat terhadap Agama Allah. Islam adalah agama yang diridhai Allah. Siapa pun orangnya yang menyombongkan diri terhadap agama Allah ini bakal menerima tebusan yang mahal. 

Selasa, 10 Mei 2011

Kajian Pagi: Hidayah Tak bisa ditolak

Kajian Pagi: Hidayah Tak bisa ditolak: "Betapa indahnya bila mendapatkan petunjuk dengan diberi kesempatan hidup ini memeluk Islam. Ni'mat Islam adalah sebuah anugerah dari Allah y..."

Hidayah Tak bisa ditolak

Betapa indahnya bila mendapatkan petunjuk dengan diberi kesempatan hidup ini memeluk Islam. Ni'mat Islam adalah sebuah anugerah dari Allah yang Maha Kuasa. Tak seorangpun bisa tergerak hatinya kecuali dengan petunjuk dari Allah yang Maha Agung. Siapapun orangnya bila tak mendekati hidayah Allah maka hidayah itu pun akan sirna.
Semua kecintaan terhadap kebendaan itu yang sangat semu dan diketahui adalah bakal sirna tidak bakal kembali lagi. Bahkan jiwa pun yang tak bakal bisa kembali lagi saat ajal sudah tiba. Semua material duniawi bakal hilang. Fananiyah..!
Ketika kembali kepada fitrahnya yaitu Islam, maka peluang untuk kebahagiaan haqiqi adalah sudah dekat. Inilah seperti firman-Nya:
ولا تملوتن الا وانتم مسلمون
Dan jangan lah kalian mati kecuali dalam keadaan Muslim. Yang bermakna bahwa akhir hayat bertujuan Husnul Khotimah. Kisah dari "MTV menuju Makkah" adalah sebuah perubahan yang sangat indah dalam perjalanan hidup seorang Kristiane Backer siapakah yang tak kenal penampilannya sebagai presenter TV yang memiliki karakter materialis yang mendunia ini.? Kemudian menjejakkan sebuah langkah yang sungguh berbeda dari tradisi kebanyakan orang.
Bila Allah menghendaki maka semua itu mudah dan pasti ada jalan ..Insya Allah.


Selasa, 03 Mei 2011

Perdamaian Yang ditunggu-tunggu akankah tercapai?


Selama Musuh Islam terus bergabung dalam Poros Iblis, Pertarungan abadi yang tak bisa tidak adalah sebuah permusuhan yang tak pernah akan selesai hingga akhir zaman. Pertarungan terhadap Islam akan terus berlangsung. Tampak sekali perlawanan dari awal penciptaan manusia Adam AlaihisSalam hingga sekarang.

Iblis menolak untuk bersujud terhadap manusia, padahal perintah sujud itu datangnya dari Allah. Keagungan Allah adalah segala-galanya. tak ada seorangpun apapun dan siapapun yang pantas untuk menentang akan perintahnya.

Demikian pula yang terjadi antara Palestina dengan Israel. Pembawa risalah para Nabi telah turun di Negeri ini. Betapa banyak korban telah jatuh dengan sia-sia. Berapa banyak pertumpahan darah telah terjadi. Berapa banyak kerakusan manusia dengan seluruh ambisinya. Penegak Risalah Nabi hingga akhir ini dimusuhi. Penegak Syariah Allah di bumi ini selalu diserang, dan hendak dilenyapkan dari muka bumi. Perusak aturan Allah malah meraja-lela dan selalu mendapat sokongan dari banyak konco-konconya.

Keadilan mana yang ditegakkan? Apakah di Negeri Pelesstina ini bakal terjadi tegaknya keadilan? Kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Maka penindasan di atas bumi harus dihilangkan. Penjajahan terhadap bangsa lain harus dihapuskan. Sudah sepantasnya Pelestina merdeka. 

Senin, 02 Mei 2011

Seruan Yang Belum Tentu Didengar

Memang benar, bahwa perang melawan Terorisme tidak bisa dan tidak boleh dikaitkan dengan Islam. Tetapi apa yang terjadi selama ini menunjukkan bahwa slogan itu tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Setiap Terror terjadi seperti meledaknya Bom dimana-mana selalu dikaitkan dengan Islam dan pelakunya dinisbatkan terhadap simbol-simbol Islam.

Nah, ini sebenarnya apa yang terjadi? perlu dipertanyakan betapa banyak berita bahkan mayoritas berita memojokkan Islam sebagai dalang Terror di dunia. Padahal kenyataan dan bukti-bukti itu belum tentu benar. Bila kejadian dan pemberitaan yang begitu masiv di media itu benar, lantas kepentingan si pembuat berita  pun juga merasa mendapat kemenangan dari propagandanya yang selama ini mungkin kewalahan menghadapi keadaan yang ada selama ini. Kemudian mengorbankan satu sisi dari keyakinan mayoritas ummat di dunia. Demi mendapat keuntungan sendiri maka ini adalah tabiat yang sudah nampak permusuhannya terhadap objek apa yang dijadikan korban itu.

Betapa banyak korban Islam dan Muslimin di dunia ini. Contoh : Palestina, apa yang terjadi dengan muslimin di Palestina selama pendudukan Israel yang memaksakan diri selalu hendak mengangkangi Negeri Para Nabi. Apa yang terjadi selama ini  sudah tampak jelas dan sangat jelas siapakah Terorris yang sebenarnya.

Mungkin benar Osama bin Laden hari ini telah tewas, tapi perlu dibuktikan dengan nyata berita itu. Jangan-jangan salah tembak. Bila benar pun siapakah yang mengambil keuntungan dari kematiaanya?
Jangan-jangan nanti akan dibuat lagi satu tokoh ciptaan pers untuk menghabisi kembali tokoh tersebut sehingga terjadi pemberangusan Muslimin dan para juru dakwahnya.

Jumat, 29 April 2011

Pertumpahan Darah di Libya


  • Memang sudah diserang banyak kepentingan terutama Negara yang tergabung dalam NATO yang mayoritas jelas jelas memusuhi Islam dan Muslimin dan kepentingannya.
  • Qaddafi masih memiliki kekuatan yang bisa mempertahankan negaranya dari serangan dengan kepentingan yang ingin mengeruk kekayaan minyak Libya.
  • Sudah menjadi catatan dalam Al Quran, bahkan sejak pertama kali penciptaan manusia yang dicurigai oleh Para Malaikat QS 2:30:
  • واذ قال ربك للكلائكة انى جاعل في الارض خليفة
  • قَالُوا أَتَجْعَلُ فِيهَا مَنْ يُفْسِدُ فِيهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاءَ
  • Dan ketika Tuhanmu berkata kepada malaikat: "Sesungguhnya Aku akan menjadikan di bumi ini Khalifah" , Para Malaikat menjawab: " Apakah Engkau akan ciptakan orang yang membuat kerusakan di bumi dan saling menumpahkan darah"?
  • Telah menjadi karakter makhluk yang namanya manusia sejak peradaban pertama kali pertumpahan darah selalu mengiringi pola kehidupan manusia yang tak memiliki tatanan dan aturan hidup dari Sang Khalik. Akankah ini menjadi trend masa hidup manusia dari kurun waktu ke kurun yang berikutnya? Sejarah membuktikan akan hal itu bahwa untuk mencapai suksesi kepemimpinan suatu komunitas manusia dipenuhi dengan intrik-intrik saling menjatuhkan dengan segala cara bahkan dengan mudahnya melewati dan melampaui batas-batas aturan yang telah digariskan oleh Sang Pencipta.
  • Yang baru saja bisa kita saksikan bahwa Pembantaian manusia di Irak, Afghanistan, Balkan, Palestina, dan saat terjadi perebutan kekuasaan yang sedang berlangsung di Libya saat ini berapa banyak manusia dan rakyat yang tak memiliki daya dan kekuasaan selalu dijadikan obyek untuk pembantaian guna kepentingan sekelompok penguasa yang memiliki kekuatan lebih. Apapun dalihnya yang ternyata ujung-ujung nya adalah perebutan kekuasaan, harta, maupun kepentingan ekonomi. 

Selasa, 26 April 2011

Sejauh mana Kekuatan Iman?

Menjadi yang terbaik adalah dambaan semua orang. tetapi hawa nafsu selalu menggoda sehingga hasrat yang sangat kuat terhadap kekuasaan, materi dunia, selalu meliputi segenap hati seseorang. Lantas bagaimana cara supaya bisa menahan diri agar hasrat yang selalu meletup-letup ini tersalurkan secara positif?

Pertama, pegangan pada Agama yang diridhoi Allah SWT inilah yang jadi panutan aktivitas hari-hari. Tentunya dengan mengamalkan kalamullah yang terjaga di dalam Al Quranul Kariem. Adalah sangat bijaksana bila tetap teguh mempelajari, menggali dan tadabbur akan Al Quran. Kapanpun dimana pun berada.

Kedua, Selalu menyibukkkan diri menjadi reflektor dari Al Quran hidup. Artinya bahwa langkah perbuatan selalu mencerminkan sebagai amalan dari Al Quran. Tentunya dengan berbasis kan pedoman dari pembawa risalahnya yaitu Rasul SAW

Sabtu, 19 Maret 2011

Kesucian dimulai tiap waktu

Setiap waktu sholat tiba, muslimin bersiap untuk melaksanakan kewajiban dengan memulainya bersuci yaitu dengan berwudhu. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman di QS Al-Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ


Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit [1] atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh [2] perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan ni'mat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil, sedangkan untuk menghilangkan hadas besar perlu mandi janabat (Mandi sesuai contoh dari Nabi, dengan meratakan air ke seluruh tubuh termasuk keramas).
Penjelasan
Ada dua kategori perkara disini dua perkara yang pertama adalah Sakit dan  Safar kedua perkaran ini tidak perlu air. Sedangkan dua Perkara yang kedua adalah  dari kakus dan jima  jenis ini adalah perkara yang  perlu air.
1.Maksudnya: sakit yang tidak boleh kena air. misalnya orang sakit (yang mana sakitnya bila terkena air bisa lebih madhorot) maka tergolong boleh melakukan tayamum.
2. Yang dimaksud dengan "bersentuh-sentuhan" dengan perempuan itu maksudnya "Jima" . Kalau tidak dapat air, maka tayamum adalah bersuci menggantikan mandi janabat. 

Sedangkan dalam keadaan safar (perjalanan yang mengharuskan membawa bekal), maka dia boleh mengganti wudhunya dengan tayamum jika dia tidak mendapatkan air.
Melakukan apapun aktivitas bila didahului berwudhu insya Allah terjaga dari gangguan yang buruk, termasuk mengerjakan muammalah seperti bekerja, berdagang maupun shopping..
Sekedar info:
http://pctabletmurah.com