Senin, 27 Juni 2011

Titah Fir'aun terulang dan ditiru Rabbi Yahudi

Lior, yang juga mengepalai Dewan Rabbi Yudea dan Samaria, istilah Israel untuk Tepi Barat, adalah salah satu ideolog spiritual utama gerakan pemukiman Yahudi. Kebetulan Penguasa saat ini mendukung kebijakan yang timpang terhadap warga Non Yahudi, terutama Arab yang berada di kawasan Palestina. 


"Rabi Lior ditahan dan diinterogasi selama satu jam sebelum dibebaskan," kata juru bicara polisi Micky Rosenfeld kepada AFP, mengatakan ia telah diinterogasi atas dukungannya terhadap buku berjudul "Taurat Raja" yang mengatakan bahwa Yahudi diijinkan untuk membunuh non-Yahudi khususnya warga Arab. Hal ini membuktikan bahwa dukungan itu merupakan sebuah kebijakan yang dibuat oleh Ramses Raja Fir'aun saat zaman Musa Alaihissalam (AS) lahir di Mesir, yang mana posisi Bani Israil di bawah Penguasa Fir'aun tersebut termaktub dalam Al Quran 2:49
وَإِذْ نَجَّيْنَاكُمْ مِنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَسُومُونَكُمْ سُوءَ الْعَذَابِ يُذَبِّحُونَ أَبْنَاءَكُمْ وَيَسْتَحْيُونَ نِسَاءَكُمْ 
وَفِي ذَلِكُمْ بَلَاءٌ مِنْ رَبِّكُمْ عَظِيمٌ  
Dan ketika Kami (Allah) menyelamatkan kalian (wahai Bani Israil) dari wadyabala Firaun yang menimpakan kalian Adzab yang buruk (yaitu) membunuh anak laki-laki (yang baru lahir) dari kalian dan membiarkan hidup bayi perempuan dari kalian. Dan pada (peristiwa) itu merupakan Bahaya yang besar dari Tuhan kalian. (QS Albaqarah ayat 49).
Polisi Israel menahan sebentar seorang rabbi pemukim terkemuka pada Senin kemarin (27/6) sehubungan dengan investigasi sebuah buku yang membenarkan pembunuhan non-Yahudi warga Arab dalam beberapa kasus, kata polisi Israel. Penguasa di wilayah itu saat ini memang bisa digambarkan sebagai Fir'aun pada Zaman Nabi Musa AS Lahir, sedangkan Warga Palestina apalagi yang muslim bisa digambarkan sebagai Pengikut Musa AS saat itu. Kemudian dengan kesabaran yang cukup dalam waktu yang cukup sepanjang sejarahnya akhirnya Allah menyelamatkan orang orang yang taat kepada Allah, yaitu pengikut Nabinya. Allah menyelamatkan Musa AS dan pengikutnya dari kejaran dan ancaman Fir'aun yang Dholim itu.
Dan yang lurus keyakinannya adalah yang mengikuti Kitab Allah Al Quran sebagai wahyu pamungkas dari Allah yang dijamin kebenarannya dan orisinalitasnya oleh Allah. Itulah Muslimien yang terus ditindas di Palestina. Boleh dipastikan kemenangan pemeluk Agama Allah akan segera diraih oleh para penegak Agama Allah. 
Wallahu A'lam bis shawab....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar