Senin, 02 Mei 2011

Seruan Yang Belum Tentu Didengar

Memang benar, bahwa perang melawan Terorisme tidak bisa dan tidak boleh dikaitkan dengan Islam. Tetapi apa yang terjadi selama ini menunjukkan bahwa slogan itu tidak sesuai dengan kenyataan yang ada. Setiap Terror terjadi seperti meledaknya Bom dimana-mana selalu dikaitkan dengan Islam dan pelakunya dinisbatkan terhadap simbol-simbol Islam.

Nah, ini sebenarnya apa yang terjadi? perlu dipertanyakan betapa banyak berita bahkan mayoritas berita memojokkan Islam sebagai dalang Terror di dunia. Padahal kenyataan dan bukti-bukti itu belum tentu benar. Bila kejadian dan pemberitaan yang begitu masiv di media itu benar, lantas kepentingan si pembuat berita  pun juga merasa mendapat kemenangan dari propagandanya yang selama ini mungkin kewalahan menghadapi keadaan yang ada selama ini. Kemudian mengorbankan satu sisi dari keyakinan mayoritas ummat di dunia. Demi mendapat keuntungan sendiri maka ini adalah tabiat yang sudah nampak permusuhannya terhadap objek apa yang dijadikan korban itu.

Betapa banyak korban Islam dan Muslimin di dunia ini. Contoh : Palestina, apa yang terjadi dengan muslimin di Palestina selama pendudukan Israel yang memaksakan diri selalu hendak mengangkangi Negeri Para Nabi. Apa yang terjadi selama ini  sudah tampak jelas dan sangat jelas siapakah Terorris yang sebenarnya.

Mungkin benar Osama bin Laden hari ini telah tewas, tapi perlu dibuktikan dengan nyata berita itu. Jangan-jangan salah tembak. Bila benar pun siapakah yang mengambil keuntungan dari kematiaanya?
Jangan-jangan nanti akan dibuat lagi satu tokoh ciptaan pers untuk menghabisi kembali tokoh tersebut sehingga terjadi pemberangusan Muslimin dan para juru dakwahnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar