Sabtu, 19 Maret 2011

Kesucian dimulai tiap waktu

Setiap waktu sholat tiba, muslimin bersiap untuk melaksanakan kewajiban dengan memulainya bersuci yaitu dengan berwudhu. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman di QS Al-Maidah ayat 6:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَى أَوْ عَلَى سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ


Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit [1] atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh [2] perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan ni'mat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur.

Berwudhu untuk menghilangkan hadas kecil, sedangkan untuk menghilangkan hadas besar perlu mandi janabat (Mandi sesuai contoh dari Nabi, dengan meratakan air ke seluruh tubuh termasuk keramas).
Penjelasan
Ada dua kategori perkara disini dua perkara yang pertama adalah Sakit dan  Safar kedua perkaran ini tidak perlu air. Sedangkan dua Perkara yang kedua adalah  dari kakus dan jima  jenis ini adalah perkara yang  perlu air.
1.Maksudnya: sakit yang tidak boleh kena air. misalnya orang sakit (yang mana sakitnya bila terkena air bisa lebih madhorot) maka tergolong boleh melakukan tayamum.
2. Yang dimaksud dengan "bersentuh-sentuhan" dengan perempuan itu maksudnya "Jima" . Kalau tidak dapat air, maka tayamum adalah bersuci menggantikan mandi janabat. 

Sedangkan dalam keadaan safar (perjalanan yang mengharuskan membawa bekal), maka dia boleh mengganti wudhunya dengan tayamum jika dia tidak mendapatkan air.
Melakukan apapun aktivitas bila didahului berwudhu insya Allah terjaga dari gangguan yang buruk, termasuk mengerjakan muammalah seperti bekerja, berdagang maupun shopping..
Sekedar info:
http://pctabletmurah.com